Rabu, 12 Juni 2013

Kisah Seorang Mukhannits yang mendapat Rahmat Allah swt.

Abdul-Wahhab bin Abdil-Hamid Tsaqafi rah.a. berkata, " Aku melihat satu jenazah yang diusung oleh tiga orang laki-laki dan satu orang wanita. Dalam pengusungan jenazah tersebut tidak ada seorangpun yang mengiringi mereka. Aku pun berjalan bersama mereka dan menggantikan sisi yang diusung oleh wanita itu.

Sesampainya dipemakaman, mereka mendoakan almarhum , lalu membaringkan jenazah didalam kubur. Dipemakaman tersebut aku bertanya kepada mereka ,"Jenazah siapakah ini ?" Wanita itu berkata ," ini adalah jenazah anakku. " Aku bertanya," Apakah tidak ada laki-laki lain dikampungmu ?" Ia berkata," Banyak, tetapi mereka tidak mau menyertai jenazah anakku karena mereka menganggapnya hina." Aku bertanya ,"Apa yang menyebabkan mereka menganggapnya hina ?" Ia berkata, "Ia adalah seorang Mukhannits (laki-laki yang bertingkah laku seperti perempuan)." Aku sangat kasihan kepada wanita itu, kemudian aku membawanya kerumahku, lalu aku berikan kepadanya dirham, pakaian, dan gandum.

Pada malam harinya ,aku bermimpi melihat seorang yang tampan memakai baju putih yang sangat indah datang kepadaku ,lalu aku bertanya, "Siapakah engkau ?" Ia berkata Aku adalah Mukhannits yang engkau kebumikan hari ini, aku telah mendapatkan rahmat dari Allah swt. karena mereka telah menganggapku hina."